Title :Scary and Romantic
Author : Park Soo Ra
Genre : Romantic, Sad, Scary/Horror, Oneshoot,Seohyun POV
Cast :
- Seo Joo Hyun (Yeppo Yeoja yang selalu dihantuioleh Yeoja Misterius)
- Cho Kyu Hyun (Kyeopta Namja, Namja Indigo,Juga Calm Namja)
Support Cast :
- Eomma Seohyun
- Appa Seohyun
- Daemin (O.C)
- MinShi (O.C)
- Seo Park Hyun (O.C)
Add me on Facebook : Widya Puspita Garini SeoMates --> [Click here]
Follow my Instagram : widya_puspita1109 --> [Click here]
ツ Happy Reading ツ
"Dasar Anak tak tahu diuntung! Mau jadiapa kau besar nanti? Hah? Kau sudah hampir merusak semua barang dirumahku!" omel seorang Namja yang sudah agak tua dan dibelakangnya adaSeorang Yeoja yang sudah keibuan yang juga berwajah penuh amarah
PLAKKK... Namja itu menamparku dan tepat dipipiku.
+-+-+-+-+
"ANNIYO!"aku terbangun dari mimpi burukku. Mimpi itu selalu diputar bagaikan film yangmengikuti iringan waktu, ingin rasanya aku menghentikan mimpi aneh itu. Eommadatang karena khawatir "Waeyo Chagi? Mimpi buruk lagi?" tanya Eomma
"Nde! Aku tak tahu mengapa mimpi itulagi!"
+-+-+-+-+
[Besoknya di Perpustakaan Sekolah]
Takseperti biasanya, Perpustakaan terasa sepi, sangat sepi. Aku tak menghiraukansemuanya, aku tetap membaca novel inspiratif yang aku pimjam "hiks..hiks.. hiks.."
#hening#
Tangisan itu lagi, tangisan seorang Yeoja yangterdengar seperti hantu, menyeramkan. Kata Kyuhyun Oppa, ini bukan semacamindigo, karena aku mungkin bisa melihat wujud Yeoja itu saja, sementara yanglain belum tentu.
"Seohyun-ah!" tangisan itu berubahmenjadi panggilan namaku, aku merasa takut lalu berlari menuju pintu keluar
BRUKK... Aku tidak sengaja menabrak Kyuhyun Oppasehingga aku jatuh terduduk. Kyuhyun Oppa terlihat kaget dan menjulurkantangannya untuk membantuku berdiri, akupun berdiri. "Mianhaeyo Chagi! Kamutidak apa-apa kan?" katanya meminta maaf lalu memelukku
"Anniyo Oppa! Na Gwechanayo!" katakusambil perlahan melepaskan pelukan itu
"Lalu, Kenapa kamu berlari? Wajahmu jugaagak pucat! Chagi, kamu sakit?" tanya Kyuhyun Oppa khawatir dan memegangkedua bahuku. Kyuhyun Oppa adalah Namja Chinguku semenjak 2 tahun lalu
"Anniyo Oppa! Aku,, umm,, mendengarnyalagi!"
"Sudah Chagi! Tak apa! Sekarang kita keluarsaja!" Kyuhyun Oppa merangkulku dan mengantarku sampai ke kelas.
+-+-+-+-+
17.00 KST
Gemerecikhujan menemaniku disaat sore hari sepi ini. "Bus.. Dimana kamu! Aku sudahkedinginan!" kesalku sambil melihat arloji pink pemberian Kyuhyun Oppa.
5 menit kemudian
Aku menaiki bus yang sudah kutunggu, dan akulalu mencari bangku yang kosong.
Didalam bus, tersisa hanya aku dan Pak supir. Aku memang turun yang paling akhir.Karena bosan, aku membaca sebuah buku komik keroro.
"hiks.. hiks.. hiks.." Terdengarlagi,, suara yeoja itu lagi. Omona,, mengapa terdengar lagi. Keringat dinginkumulai berkeluaran, sangat lemas. Dan entah apa yang harus aku lakukan.
Aku melirik apa yang disekitarku. Darah, darahada dimana-mana. Bulu kuduk-ku mulai berdiri, ingin aku menangis, karena daridulu aku sangat takut dengan darah. Aku memutuskan untuk kedepan dan mengobroldengan pak supir bus.
"Annyeong haseyo! Seohyun Imnida!"kataku menyapa Pak Supir itu sambil membungkuk-kan badan
"Ehh.. Annyeong haseyo! Daeminimnida!" katanya tersenyum meskipun tatapannya masih ke arah jalan
"Ahjussi! Bolehkah aku duduk di kursiitu?" kataku agak sedikit ragu
"Boleh! Silahkan!" katanya ramah"kau sendirian?" lanjutnya sambil bertanya
"Nde ahjussi! Wae?"
"Jeongmall? Tadi aku melihatmu naik denganseseorang di belakangmu!"
Seseorang? benarkah? di halte itu akubenar-benar sendiri! Tak mungkin ada seseorang mengikutiku dari belakang.
Aku menengok ke belakang, pastinya menengokkursi-kursi kosong di bus itu.
"Seseorang?" kataku bertanya kepadasupir itu
"Nde! aku tak bercanda! dia sangat miripdenganmu! wajahnya, tingginya, rambutnya, warna kulitnya pun mirip denganmu!hanya saja, ia memakai seragam sekolah serba putih" kata supir itu yakinmeski tatapannya masih ke arah jalan.
Sungguh, aku benar-benar sendiri di halte itu.Misterius. Tanpa sadar aku menggigit bibir bawahku karena perasaanku ituterbawa dengan kata 'bingung'.
Akuturun disebuah halte sepi dan ... menyeramkan. Itu memang satu-satunya halteyang dekat dengan rumahku. meski aku harus berjalan lagi untuk sampai tepatdirumahku.
Suara Ringtone ponsel-ku berbunyi, artinya adaseseorang menelponku. 'Kyuhyun Oppa' tertera tulisan itu disana aku segeramenjawabnya
"Annyeong Oppa! Waeyo?" kataku 'to thepoint'
"Besok pukul 14.00 KST, aku tunggu kamu diNamyeong Café! Bisa?"
"Nde Oppa!" aku segera menutuppercakapan itu dan memasukkan ponselku ke tas, lalu berjalan kembali menuju kerumahku.
+-+-+-+-+
"Akupulang!!" kataku memberi tanda. Berharap Eomma dan Appa menyambutkepulanganku dan bertanya apa kejadian yang terjadi disekolah, atau semacamnya,seperti keluarga bahagia lainnya.
Ternyata tidak.
Barang-barang berantakan dimana-mana.
"OH YA? INI SEMUA KARENAMU! KAU YANGMENGAWALI SEMUA INI! KAU LEBIH MEMBELA YEOJA MURAH*N ITU! TANPA MEMIKIRKAN BAGAIMANAMASA DEPAN SEOHYUN!" teriak Eomma dengan suara penuh amarah. Suara ituterdengar dari arah dapur.
Aku sedikit mengintip dari ruang tengah kedapur, berharap tanpa diketahui Eomma dan Appa. Sudah 2 tahun juga, Eomma danAppa tak pernah berbahagia kembali. Aku sudah berumur 17 tahun. Dan akumengerti semua penyebab hancurnya keluarga kami
"JANGAN PERNAH LAGI KAU MENYEBUT MYEONGHEESEBAGAI YEOJA MURAH*N! DIA ADALAH YEOJA YANG SANGAT MENGERTI PASANGANYA! Takseperti kau! Lebih mementingkan pekerjaan!"
Myeonghee, itulah dia! Penghancur keluarga kami.Yeoja penggoda itu menjadi 'Yeojachingu' Appa.
Menurutku, tak ada salahnya seorang Eommamenjadi Yeoja Karier. Lagipula, semenjak 2 tahun lalu 'lagi'. Appa dipecattanpa sebab yang membuatnya tak mau lagi bekerja. Mau tidak mau, Eomma harusmenggantikan posisi Appa menjadi tulang punggung keluarga. Semenjak itu. Eommamenjadi yeoja karier. Tak mudah memang menjadi Eomma. Bekerja lebih dari 12 jamtanpa memikirkan kesehatannya. Lebih rajin lagi Eomma bekerja, lebih banyakpula gaji yang didapatkan. Setidaknya, bisa untuk membeli bahan makanan setiaphari.
Tetesanair mulai keluar dari mata Eomma karena kantung matanya tak mampu lagimembendung air mata yang makin lama makin menderas, ia memutuskan beranjak daridapur dan melampiaskan tangisannya di kamar tidur.
Ia berbalik membelakangi pintu, pikirnya, iabisa menangis sepuasnya di sana. Eomma pernah bercerita kepadaku, bahwa iatidak mau menangis didepan Appa karena Eomma tidak mau disebut Yeoja lemah.
Aku menghampiri Eomma yang sedang menangis,walaupun itu bisa membunuhku
"Jadi, Kapan kalian akan benar-benarberpisah?" kataku sangat pelan dan terlihat tenang, walau sebenarnyahatiku menangis, menyadari kedatanganku, Eomma berusaha menghapus bekas-bekastangisannya tetapi itu percuma. Mata dan hidungnya memerah.
"Chagi!" katanya sambil menaruh keduatangannya di kedua bahuku "Antara Eomma dan Appa, mana yang kaupilih?" lanjutnya dengan suara bekas isak tangis
"Tentu saja, aku pilih Eomma!" kamisaling tersenyum dan berpelukan.
+-+-+-+-+
"Aaaa!! Ampun Appa! Aku tidak akanmembantah Appa lagi! Hiks hiks hiks!" tangis seorang anak perempuan cantik, lutut, siku, dan pergelangan tangannya berdarah. Luka lebam-pun menghiasiwajah yeoja mungil itu.
"Rasakan ini! Dasar Anak Nakal!"BYURRR... Se-ember air membasahi tubuh anak itu, entah mengapa aku tidak bisamembantunya. Aku hanya terdiam dari kejauhan seperti patung yang tak bisamelakukan apa-apa. PLAKKK.. Namja itu menampar yeoja mungil itu lagi.
+-+-+-+-+
"Aaaa.. Jangan!!"
Sudah pagi, cahaya matahari pagi yang silaumembangunkanku dari mimpi buruk itu. Aku melirik ke jam dinding yang tepatdidepan kasurku. 09.00 ternyata. Karena sekarang hari sabtu, sehingga sekolahlibur. Aku bergegas merapikan kasur yang aku pakai tidur. Lalu aku mandi.
+-+-+-+-+
[Di Namyeon Café]
"AnnyeongOppa!" kataku menyapa Kyuhyun Oppa yang mungkin sudah menunggu lama"Sudah menunggu lama?" aku langsung duduk di sebuah kursi modern didepan Kyuhyun Oppa sehingga kami saling berhadapan
"Umm,, Maybe! First, mau pesan apaEoh?" tanya Kyuhyun Oppa ramah
"Aku,, disamakan saja dengan Oppa!"
» SKIP «
2Piring kosong yang kotor dan 2 gelas jus jeruk ada di meja tempat aku danKyuhyun Oppa. Kyuhyun Oppa sudah berusaha mencari apa penyebab mengapa Akuselalu dihantui oleh yeoja misterius itu. Karena Kyuhyun Oppa itu Namja Indigo
"Chagi, aku sudah mengetahui kemungkinanpenyebab Yeoja misterius itu selalu mengganggumu!" ucap Kyuhyun Oppasantai lalu menyedot Jus Jeruk-nya lewat sedotan
"Apa itu Oppa?" tanyaku sangatpenasaran
"Pertama, mungkin, dia, ingin berkenalandenganmu, kedua, Mungkin dia ingin Balas dendam kepadamu, ketiga, mungkin diaingin meminta suatu bantuan kepadamu, dan yang keempat yaitu yang terakhir, diamungkin adalah saudaramu yang belum kamu ketahui dan dia ingin kamu mengakuiitu!" katanya perlahan
"Mwo?" kataku sambil melongo"Apakah itu benar Oppa?"
"Ya bisa saja, pasti alasannya salah satuantara yang aku sebutkan tadi!" ucap Kyuhyun Oppa meyakinkan. Aku mulaimengerutkan dahiku yang berarti aku mengingat semua kejadian masa laluku
"Oppa! Aku tak mengingat semuanya!"
"Hmm.." Kyuhyun Oppa mendengus"Ya sudah! Aku tau cara lain!"
"Bagaimana caranya Oppa?"
"Sudah! Kau ikuti aku saja!"
+-+-+-+-+
[Di Apartment Kyuhyun Oppa, Tepatnya di kamar tamuKyuhyun Oppa]
Akusekarang ada di tamu kamar Kyuhyun Oppa. Dan aku diperintahkan untuk tidurdisana, sementara Kyuhyun Oppa duduk disebelahku
"Oppa! Kau tidak akan melakukan apapunpadaku kan?" kataku ragu
"Haha! Seohyun-ah! Kamu berpikiran apa sih,Chagi? Tenang saja! Memangnya aku sejahat apa?" ucap Kyuhyun Oppa tertawaringan
"Siapa tahu? Oppa kan sekarang mulaiyadong!"
"Sudahlah!" Kyuhyun Oppa menghelanapas "Sekarang kita mulai!"
"Oke!" kataku siap.
KyuhyunOppa menelungkupkan tanganku di atas perutku. "BerkonsentrasilahSeohyun-ah! Lupakan dulu sementara semua beban dipikiranmu! Kosongkanpikiranmu!" katanya sambil menutup mata, dan tangan kanannya memegangkeningku. Aku mulai menatap langit-langit Apartment Kyuhyun Oppa. Lama-lama akumerasa kelopak mataku memberat dan terasa mengantuk. Perlahan semua mulai gelapdan ... Aku tidak ingat apapun yang terjadi.
+-+-+-+-+
Pukul 09.00
Akuterbangun di kasur Kyuhyun Oppa. Untung saja aku sudah berkata kepada Eomma akuakan menginap di rumah teman dan ia mengizinkan.
Baru tersadar kalau Apartment Kyuhyun Oppasangat mewah. Catnya berwarna putih bersih, 60% tembok Apartment itu terbuatdari kaca bening yang sangat kuat. Barang kecil sampai barang besar ditatarapi. Aku berjalan ke ruang tengah mencari Kyuhyun Oppa. Dan aku menemukanKyuhyun Oppa sedang memainkan PSP mahal-nya.
"Sudah bangun Chagi?" ucap KyuhyunOppa yang tatapannya masih ke PSP
"Oahhmmm.." akupun menutup mulutkukarena aku menguap "Dimana kamar mandi Oppa?" lanjutku sambilmengucek mataku
"Kau tidak melihat? Tadi dikamar ada kamarmandi!"
"Oke! Aku akan mencuci mukaku!" katakulemas dan berjalan menuju kamar mandi.
+-+-+-+-+
Setidaknya,aku sedikit agak segar setelah mencuci muka. Aku berjalan menuju sofa yang tadidipakai Kyuhyun Oppa memainkan PSP-nya. Dan ... Kyuhyun Oppa masih diposisitadi, seperti tak ada bosannya memainkan PSP-nya. Dan LCD TV-nya pun masihmenyala. Karena posisi Kyuhyun Oppa yang tiduran sambil memainkan PSP-nya, akusetengah duduk didepan kaki Kyuhyun Oppa
"Jadi,, Bagaimana semalam?" katakupelan
"Kemungkinan untuk Balas dendam sangatlahtidak mungkin!" katanya santai, lagi-lagi tatapannya masih ke arah PSP
"Mengapa bisa?"
"Ya! Karena masa lalumu adalah Yeoja yangbaik! Dan tidak mungkin ada seseorang balas dendam padamu!"
"Oke! Baguslah kalau begitu!"
10 Menit aku lalui dengan membosankan, KyuhyunOppa masih berkonsentrasi kepada PSP-nya dan aku hanya menonton tv. Aku kaliini mempunyai ide jahil. Dengan cepat aku mengambil PSP-nya
"Oppa! Sebenarnya Yeojachingu Oppa itu akuatau PSP ini sih?" aku mulai jengkel
"Kyaaa! Kembalikan Seohyun-ah!"katanya mencoba mengambil PSP-nya
"Shirreoyo! Jawab dulu Baru akukembalikan!" aku menjauhkannya
"Ya kembalikan dulu baru aku jawab!"
"Shirreoyo! Ahh!" Kyuhyun Oppamembantingku sehingga ia menindihku di sofa itu. Dan tiba-tiba Chu~ KyuhyunOppa mencium bibirku. Mataku membulat karena kaget. Sungguh, ini Ciumanpertamaku. Dan Kyuhyun Oppa pun melepaskan ciuman itu. Masih posisi tadi,
"Chagi! Dengar! Aku adalah Namja YatimPiatu! Aku tidak mempunyai keluarga siapapun! Akupun tidak tahu Eomma Appa-ku!Jadi! Aku mencintaimu lebih dari apapun!" aku masih diam "Oke! Akubuktikan!" Kyuhyun Oppa melemparkan PSP-nya ke lantai sampai PSP-nya mati.
Sekarang posisi-nya terbalik aku menindihKyuhyun Oppa.
"Oke! Kalau begitu, Oppa tahu kan kalau,Eomma dan Appa selalu bertengkar?"
"Umm,, nde! Arraseo!"
"Aku ingin membeli boneka keroro!"
"Mwo?" katanya kaget, aku pun bangundan sekarang posisiku duduk
"Ayolah Oppa! Ya! Ya! Ya!" katakumemelas
"Kyaaa! Mengapa Yeojachinguku menjadi manjaseperti ini sih?"
"Aku mohon Oppa! Ya!" aku mulaimenggoyang-goyangkan kaki Kyuhyun Oppa. Sehingga dia menyerah dan menghelanapas
"Nde Tapi..."
"Tapi apa?"
"Tapi Nanti Siang!"
"Kenapa?"
"Karena ini masih pagi, Chagi! Tidak adaMall yang buka pagi seperti ini! Nanti siang saja! Lagi pula kan kamu belummandi!"
"Yess..! Khamsanghamnida Oppa!"
Aku pun langsung menghela napas tenang dankembali menonton tv. Aku merasa tatapan evil mengarah kepadaku, setelah akumelirik ke Kyuhyun Oppa. Benar saja, dia menatap ku dengan evil-nya."Waeyo Oppa?" kataku keheranan. Ia tiba-tiba menarik tanganku,"Aaaa.. Oppaaa.."
+-+-+-+-+
[Di Mall]
Sebuahboneka Keroro super besar dibawa oleh pelayan Kyuhyun Oppa. Sambil berjalanberkeliling Mall. Meskipun Kyuhyun Oppa Yatim Piatu, dia sukses dalam bekerja.Dan sekarang dia menjadi manager di Mall terbesar di Seoul, seperti sekarang,ini adalah Mall kedua dari 3 Mall yang dimiliki Kyuhyun Oppa. Aku kadang selaluheran sendiri, mengapa Orang Se-kaya, Se-tampan, dan Se-sukses Kyuhyun Oppabelum memiliki pasangan, tapi dia memilihku yang jelas berasal dari keluargaberantakan. Tak sadar aku sedang menatap Kyuhyun Oppa
"Kyaa! Jangan menatapku seperti itu!"
Aku pun menunduk. "Nde Oppa! Arraseo!"
3 Menit Kemudian
Tak tersadar aku menatap Kyuhyun Oppa lagi laluChu~ Kyuhyun Oppa mencium bibirku dengan sekejap mata
"Sudah aku bilang! Jangan menatapku sepertiitu!" katanya santai dengan menatap kearah jalan. Akupun kembali menunduk"Bagaimana kalau kita ke Shimyeonam Noodle! Disana Mie-nya lumayanenak!" aku hanya mengangguk.
Sambil mengunyah mie di mulutku, aku dan KyuhyunOppa berbincang-bincang.
"Oppa! Aku ingin ke toilet! Aku ke toiletdulu ya!" kataku sambil berdiri dari kursi yang tadi aku duduki
"Umm.. Nde! Jangan lama! Nanti mie-nyalama-lama tidak enak!" kata Kyuhyun Oppa dengan mulut penuh dengan Mie
"Nde Oppa!" akupun pergi ke toiletyang ada di café.
Setelah aku keluar dari pintu toilet, akumenghadap ke cermin besar dekan westafel hanya untuk mencuci tangan danmerapikan diri. Akupun merapikan rambutku yang 'agak' berantakan. Di toilet ituaku memang sendirian, sehingga aku sedikit ketakutan "hiks.. hiks..hiks.."
Ya Tuhan! Suara tangisan itu lagi! Mengapa lagi?Ya Tuhan! Tolong aku! Akupun mempercepat membereskan rambutku,"Seohyun-ah!" 'hantu' itu mulai memanggil namaku, suara itu sepertibayangan yang berlalu. Aku mulai ketakutan dan berjalan cepat menuju pintukeluar dari toilet.
"Oppa! Dia ada lagi!" katakuterburu-buru, lalu aku duduk di kursi yang ku pakai tadi dan aku bernapasdengan cepat
"Oke! Bernapas tenang dulu! Sekarangjelaskan padaku! 'Dia' itu siapa?" katanya menenangkanku
"Ya siapa lagi Oppa! Pasti Yeoja Hantu itu!Aku tidak kuat lagi Oppa!" kataku hampir menangis
"Tak apa, Chagi! Kalau begitu, bila HantuYeoja itu menghantuimu hanya saat kamu sendirian, berarti..."
"Berarti apa, Oppa?"
"Berarti alasannya bukan untuk memintabantuan kepadamu! Jadi, kemungkinannya tinggal dua! Yaitu Berkenalan denganmudan Hantu Yeoja itu adalah saudaramu!" akupun menghela napas
"Entahlah, Oppa!"
+-+-+-+-+
Mobilmewah Kyuhyun Oppa yamg aku naiki melaju cepat, Kyuhyun Oppa akanmengantarkanku pulang ke rumah. "Chagi! Bagaimana Boneka Keroro-nya? Kamusuka 'kan?" kata Kyuhyun Oppa tersenyum sambil melihat ke arah jalan
"Nde Oppa! Aku suka! KhamsanghamnidaOppa!" kataku senang
"Sudah sampai! Biar aku yang bawakanBoneka-nya!" ucap Kyuhyun Oppa ramah
"Anniyo Oppa! Aku juga bisa sendiri! ..."
"Sudah aku saja!" Kyuhyun Oppa mulaimemaksa, dan aku hanya mengangguk.
Tuk..Tuk.. Tuk.. Suara ketukan pintu terdengar setelah aku mengetuk pintu rumahku.Aneh, rumah terlihat sepi, sepi, bahkan sangat sepi. Seperti telah ditinggalkanbeberapa bulan. Padahal baru sehari aku meninggalkan rumah. Seseorang Ahjumalewat dan berjalan di belakang, dan ternyata itu adalah Ahjuma MinShi. Diatetanggaku yang paling baik
"Ahjuma! Eomma kemana? Mengapa rumahsepi?" kataku bingung
"Seohyun-ssi! Eomma-mu,, umm,, dia pergimeninggalkan rumah baru saja kemarin!" jawab MinShi Ahjuma ragu
"Kemana?" kataku agak memaksa
"Entahlah Seohyun! Tapi,, dia meninggalkansebuah kotak yang lumayan besar, dia berkata,, kotak itu haris diberikankepadamu saat kamu datang ke rumah ini!"
"Lalu,, mana kotaknya?"
"Tunggu sebentar!" MinShi Ahjuma-punmasuk ke rumahnya yang ada tepat disebelah rumahku. Tak lama kemudian, iamembawa sebuah kotak yang juga lumayan besar berwarna coklat kusam yangsepertinya berat "Ini, Seohyun!" lalu dia berikan kepadaku
"Khamsanghamnida Ahjuma!"
"Nde, cheonma! Permisi!" kata MinShiAhjuma, lalu dia pergi.
+-+-+-+-+
"Untuk Seohyun, Seohyun-ah! Eommameminta maaf bila ada kasalahan yang Eomma perbuat selama ini! Dari mulaimemarahimu, sampai kamu menangis. Dan lainnya. Maafkan Eomma karena Eomma pergitanpa pamit, dan kabar kepadamu. Sungguh, Eomma tidak kuat lagi untuk menahansemua perbuatan Appa yang lebih memilih Yeojachingu-nya dari pada kita yangjelas-jelas istri dan anaknya sendiri. Semakin lama Appa mulai menjadi-jadi. Setelahkamu membaca ini, mungkin Eomma sudah pergi jauh, sangat jauh, dan lebih jauhdari yang kau bayangkan. Setiap kata yang Eomma tulis di dalam surat ini,mengandung banyak arti dari hati Eomma sendiri. Kadang mungkin Eomma egois, danlebih sibuk dengan pekerjaan Eomma tanpa melihatmu yang lebih utama. Terimakasih sudah mau membaca surat ini, meski mungkin Eomma menjadi orang yangpaling dibenci didunia bagimu. Eomma macam apa yang meninggalkan anaknyasendiri tanpa seorang Appa yang peduli. Dan mungkin kau bisa tinggal di rumahKyuhyun sementara sampai kau mempunyai rumah sendiri. Didalam kotak ini, adabanyak foto seorang Yeoja. Dan dia adalah Kembaranmu sendiri yang sekarangsedang di Amerika, namanya Seo Park Hyun. Dan disana ada nomor telponnya.
Eomma akhiri surat ini, Selamat tinggal Chagi!Saranghaeyo! Cinta Kasih, Eomma"
+-+-+-+-+
Senjasunyi ini, posisiku masih seperti ini, mungkin akan seperti ini untuk beberapamenit kemudian. Apartment Kyuhyun Oppa berada di pegunungan sehingga aku merasatenang disini. Eomma, tega sekali Eomma meninggalkanku sendirian
"Chagiya!" Terdengar suara KyuhyunOppa dari balik pintu yang sudah terbuka, lalu dia berjalan mendekatiku danduduk di sebelahku "Sudah! Tak apa! Kan masih ada aku disini! Aku tak akanmeninggalkan kamu sendirian!" katanya menenangkanku sambil mengelusrambutku
"Tapi Oppa! Eomma adalah Eommaku! Tidak adayang bisa menggantikkannya! Hiks.. Hiks.. Hiks.." aku mulai menangismengingat Eomma, Kyuhyun Oppa memelukku, dan memberiku sebuah Smartphone. Tangisankuterhenti karena aku bingung
"Mwoya?"
"Telepon-lah saudara kembarmu itu! Siapatahu, dia sudah meninggal, dan menjadi Hantu Yeoja yang selalumengganggumu!"
"Betul juga Oppa!" akupun mengambilSmartphone itu dan mengetik nomor telpon yang ada si sebuah kertas didalamkotak itu
"Yeoboseyo!"
"(Yeoboseyo! Ini siapa?)" jawabseseorang lewat telepon
"Benar ini dengan Seo Park Hyun?"
"(Nde! Seo Park Hyun Imnida! Ini dengansiapa?)"
"Eonnie! Ini Seo Joo Hyun! Kenal aku?"
"(Tunggu,, aku pernah mengenal nama itu!Joohyun! Kamu adik aku kan?)"
"Nde Eonnie! Aku baru melihat wajah Eonniedari foto! Eonnie! Eomma pergi entah kemana, apakah dia memberi tahuEonnie?"
"(Mwo? Pergi? Aku tidak tahu! Karena sudah2 tahun ini aku tidak berkomunikasi dengan Eomma!)"
"Ya Tuhan!! Kalau begitu Eommakemana?"
"(...)"
"Eonnie! Eonnie! Yeoboseyo! Eonnie!Yeoboseyo! -- Oke, terputus Oppa!" kataku mengela napas
"Jadi?" tanya Kyuhyun Oppa singkat
"Maksudnya?"
"Jadi kesimpulannya apa?"
"Kesimpulan apa?" Kyuhyun Oppaberhenti berbicara sepertinya dia kebingungan
"Tunggu, tunggu! Kalau Saudaramu itu masihada dan Tinggal di Amerika, Yeoja Hantu itu siapa?"
♡☆★ツ THE END ♡☆★ツ
Tolong Beri Kritik, Saran, atau Komentar!
Author : Park Soo Ra
Genre : Romantic, Sad, Scary/Horror, Oneshoot,Seohyun POV
Cast :
- Seo Joo Hyun (Yeppo Yeoja yang selalu dihantuioleh Yeoja Misterius)
- Cho Kyu Hyun (Kyeopta Namja, Namja Indigo,Juga Calm Namja)
Support Cast :
- Eomma Seohyun
- Appa Seohyun
- Daemin (O.C)
- MinShi (O.C)
- Seo Park Hyun (O.C)
Add me on Facebook : Widya Puspita Garini SeoMates --> [Click here]
Follow my Instagram : widya_puspita1109 --> [Click here]
ツ Happy Reading ツ
"Dasar Anak tak tahu diuntung! Mau jadiapa kau besar nanti? Hah? Kau sudah hampir merusak semua barang dirumahku!" omel seorang Namja yang sudah agak tua dan dibelakangnya adaSeorang Yeoja yang sudah keibuan yang juga berwajah penuh amarah
PLAKKK... Namja itu menamparku dan tepat dipipiku.
+-+-+-+-+
"ANNIYO!"aku terbangun dari mimpi burukku. Mimpi itu selalu diputar bagaikan film yangmengikuti iringan waktu, ingin rasanya aku menghentikan mimpi aneh itu. Eommadatang karena khawatir "Waeyo Chagi? Mimpi buruk lagi?" tanya Eomma
"Nde! Aku tak tahu mengapa mimpi itulagi!"
+-+-+-+-+
[Besoknya di Perpustakaan Sekolah]
Takseperti biasanya, Perpustakaan terasa sepi, sangat sepi. Aku tak menghiraukansemuanya, aku tetap membaca novel inspiratif yang aku pimjam "hiks..hiks.. hiks.."
#hening#
Tangisan itu lagi, tangisan seorang Yeoja yangterdengar seperti hantu, menyeramkan. Kata Kyuhyun Oppa, ini bukan semacamindigo, karena aku mungkin bisa melihat wujud Yeoja itu saja, sementara yanglain belum tentu.
"Seohyun-ah!" tangisan itu berubahmenjadi panggilan namaku, aku merasa takut lalu berlari menuju pintu keluar
BRUKK... Aku tidak sengaja menabrak Kyuhyun Oppasehingga aku jatuh terduduk. Kyuhyun Oppa terlihat kaget dan menjulurkantangannya untuk membantuku berdiri, akupun berdiri. "Mianhaeyo Chagi! Kamutidak apa-apa kan?" katanya meminta maaf lalu memelukku
"Anniyo Oppa! Na Gwechanayo!" katakusambil perlahan melepaskan pelukan itu
"Lalu, Kenapa kamu berlari? Wajahmu jugaagak pucat! Chagi, kamu sakit?" tanya Kyuhyun Oppa khawatir dan memegangkedua bahuku. Kyuhyun Oppa adalah Namja Chinguku semenjak 2 tahun lalu
"Anniyo Oppa! Aku,, umm,, mendengarnyalagi!"
"Sudah Chagi! Tak apa! Sekarang kita keluarsaja!" Kyuhyun Oppa merangkulku dan mengantarku sampai ke kelas.
+-+-+-+-+
17.00 KST
Gemerecikhujan menemaniku disaat sore hari sepi ini. "Bus.. Dimana kamu! Aku sudahkedinginan!" kesalku sambil melihat arloji pink pemberian Kyuhyun Oppa.
5 menit kemudian
Aku menaiki bus yang sudah kutunggu, dan akulalu mencari bangku yang kosong.
Didalam bus, tersisa hanya aku dan Pak supir. Aku memang turun yang paling akhir.Karena bosan, aku membaca sebuah buku komik keroro.
"hiks.. hiks.. hiks.." Terdengarlagi,, suara yeoja itu lagi. Omona,, mengapa terdengar lagi. Keringat dinginkumulai berkeluaran, sangat lemas. Dan entah apa yang harus aku lakukan.
Aku melirik apa yang disekitarku. Darah, darahada dimana-mana. Bulu kuduk-ku mulai berdiri, ingin aku menangis, karena daridulu aku sangat takut dengan darah. Aku memutuskan untuk kedepan dan mengobroldengan pak supir bus.
"Annyeong haseyo! Seohyun Imnida!"kataku menyapa Pak Supir itu sambil membungkuk-kan badan
"Ehh.. Annyeong haseyo! Daeminimnida!" katanya tersenyum meskipun tatapannya masih ke arah jalan
"Ahjussi! Bolehkah aku duduk di kursiitu?" kataku agak sedikit ragu
"Boleh! Silahkan!" katanya ramah"kau sendirian?" lanjutnya sambil bertanya
"Nde ahjussi! Wae?"
"Jeongmall? Tadi aku melihatmu naik denganseseorang di belakangmu!"
Seseorang? benarkah? di halte itu akubenar-benar sendiri! Tak mungkin ada seseorang mengikutiku dari belakang.
Aku menengok ke belakang, pastinya menengokkursi-kursi kosong di bus itu.
"Seseorang?" kataku bertanya kepadasupir itu
"Nde! aku tak bercanda! dia sangat miripdenganmu! wajahnya, tingginya, rambutnya, warna kulitnya pun mirip denganmu!hanya saja, ia memakai seragam sekolah serba putih" kata supir itu yakinmeski tatapannya masih ke arah jalan.
Sungguh, aku benar-benar sendiri di halte itu.Misterius. Tanpa sadar aku menggigit bibir bawahku karena perasaanku ituterbawa dengan kata 'bingung'.
Akuturun disebuah halte sepi dan ... menyeramkan. Itu memang satu-satunya halteyang dekat dengan rumahku. meski aku harus berjalan lagi untuk sampai tepatdirumahku.
Suara Ringtone ponsel-ku berbunyi, artinya adaseseorang menelponku. 'Kyuhyun Oppa' tertera tulisan itu disana aku segeramenjawabnya
"Annyeong Oppa! Waeyo?" kataku 'to thepoint'
"Besok pukul 14.00 KST, aku tunggu kamu diNamyeong Café! Bisa?"
"Nde Oppa!" aku segera menutuppercakapan itu dan memasukkan ponselku ke tas, lalu berjalan kembali menuju kerumahku.
+-+-+-+-+
"Akupulang!!" kataku memberi tanda. Berharap Eomma dan Appa menyambutkepulanganku dan bertanya apa kejadian yang terjadi disekolah, atau semacamnya,seperti keluarga bahagia lainnya.
Ternyata tidak.
Barang-barang berantakan dimana-mana.
"OH YA? INI SEMUA KARENAMU! KAU YANGMENGAWALI SEMUA INI! KAU LEBIH MEMBELA YEOJA MURAH*N ITU! TANPA MEMIKIRKAN BAGAIMANAMASA DEPAN SEOHYUN!" teriak Eomma dengan suara penuh amarah. Suara ituterdengar dari arah dapur.
Aku sedikit mengintip dari ruang tengah kedapur, berharap tanpa diketahui Eomma dan Appa. Sudah 2 tahun juga, Eomma danAppa tak pernah berbahagia kembali. Aku sudah berumur 17 tahun. Dan akumengerti semua penyebab hancurnya keluarga kami
"JANGAN PERNAH LAGI KAU MENYEBUT MYEONGHEESEBAGAI YEOJA MURAH*N! DIA ADALAH YEOJA YANG SANGAT MENGERTI PASANGANYA! Takseperti kau! Lebih mementingkan pekerjaan!"
Myeonghee, itulah dia! Penghancur keluarga kami.Yeoja penggoda itu menjadi 'Yeojachingu' Appa.
Menurutku, tak ada salahnya seorang Eommamenjadi Yeoja Karier. Lagipula, semenjak 2 tahun lalu 'lagi'. Appa dipecattanpa sebab yang membuatnya tak mau lagi bekerja. Mau tidak mau, Eomma harusmenggantikan posisi Appa menjadi tulang punggung keluarga. Semenjak itu. Eommamenjadi yeoja karier. Tak mudah memang menjadi Eomma. Bekerja lebih dari 12 jamtanpa memikirkan kesehatannya. Lebih rajin lagi Eomma bekerja, lebih banyakpula gaji yang didapatkan. Setidaknya, bisa untuk membeli bahan makanan setiaphari.
Tetesanair mulai keluar dari mata Eomma karena kantung matanya tak mampu lagimembendung air mata yang makin lama makin menderas, ia memutuskan beranjak daridapur dan melampiaskan tangisannya di kamar tidur.
Ia berbalik membelakangi pintu, pikirnya, iabisa menangis sepuasnya di sana. Eomma pernah bercerita kepadaku, bahwa iatidak mau menangis didepan Appa karena Eomma tidak mau disebut Yeoja lemah.
Aku menghampiri Eomma yang sedang menangis,walaupun itu bisa membunuhku
"Jadi, Kapan kalian akan benar-benarberpisah?" kataku sangat pelan dan terlihat tenang, walau sebenarnyahatiku menangis, menyadari kedatanganku, Eomma berusaha menghapus bekas-bekastangisannya tetapi itu percuma. Mata dan hidungnya memerah.
"Chagi!" katanya sambil menaruh keduatangannya di kedua bahuku "Antara Eomma dan Appa, mana yang kaupilih?" lanjutnya dengan suara bekas isak tangis
"Tentu saja, aku pilih Eomma!" kamisaling tersenyum dan berpelukan.
+-+-+-+-+
"Aaaa!! Ampun Appa! Aku tidak akanmembantah Appa lagi! Hiks hiks hiks!" tangis seorang anak perempuan cantik, lutut, siku, dan pergelangan tangannya berdarah. Luka lebam-pun menghiasiwajah yeoja mungil itu.
"Rasakan ini! Dasar Anak Nakal!"BYURRR... Se-ember air membasahi tubuh anak itu, entah mengapa aku tidak bisamembantunya. Aku hanya terdiam dari kejauhan seperti patung yang tak bisamelakukan apa-apa. PLAKKK.. Namja itu menampar yeoja mungil itu lagi.
+-+-+-+-+
"Aaaa.. Jangan!!"
Sudah pagi, cahaya matahari pagi yang silaumembangunkanku dari mimpi buruk itu. Aku melirik ke jam dinding yang tepatdidepan kasurku. 09.00 ternyata. Karena sekarang hari sabtu, sehingga sekolahlibur. Aku bergegas merapikan kasur yang aku pakai tidur. Lalu aku mandi.
+-+-+-+-+
[Di Namyeon Café]
"AnnyeongOppa!" kataku menyapa Kyuhyun Oppa yang mungkin sudah menunggu lama"Sudah menunggu lama?" aku langsung duduk di sebuah kursi modern didepan Kyuhyun Oppa sehingga kami saling berhadapan
"Umm,, Maybe! First, mau pesan apaEoh?" tanya Kyuhyun Oppa ramah
"Aku,, disamakan saja dengan Oppa!"
» SKIP «
2Piring kosong yang kotor dan 2 gelas jus jeruk ada di meja tempat aku danKyuhyun Oppa. Kyuhyun Oppa sudah berusaha mencari apa penyebab mengapa Akuselalu dihantui oleh yeoja misterius itu. Karena Kyuhyun Oppa itu Namja Indigo
"Chagi, aku sudah mengetahui kemungkinanpenyebab Yeoja misterius itu selalu mengganggumu!" ucap Kyuhyun Oppasantai lalu menyedot Jus Jeruk-nya lewat sedotan
"Apa itu Oppa?" tanyaku sangatpenasaran
"Pertama, mungkin, dia, ingin berkenalandenganmu, kedua, Mungkin dia ingin Balas dendam kepadamu, ketiga, mungkin diaingin meminta suatu bantuan kepadamu, dan yang keempat yaitu yang terakhir, diamungkin adalah saudaramu yang belum kamu ketahui dan dia ingin kamu mengakuiitu!" katanya perlahan
"Mwo?" kataku sambil melongo"Apakah itu benar Oppa?"
"Ya bisa saja, pasti alasannya salah satuantara yang aku sebutkan tadi!" ucap Kyuhyun Oppa meyakinkan. Aku mulaimengerutkan dahiku yang berarti aku mengingat semua kejadian masa laluku
"Oppa! Aku tak mengingat semuanya!"
"Hmm.." Kyuhyun Oppa mendengus"Ya sudah! Aku tau cara lain!"
"Bagaimana caranya Oppa?"
"Sudah! Kau ikuti aku saja!"
+-+-+-+-+
[Di Apartment Kyuhyun Oppa, Tepatnya di kamar tamuKyuhyun Oppa]
Akusekarang ada di tamu kamar Kyuhyun Oppa. Dan aku diperintahkan untuk tidurdisana, sementara Kyuhyun Oppa duduk disebelahku
"Oppa! Kau tidak akan melakukan apapunpadaku kan?" kataku ragu
"Haha! Seohyun-ah! Kamu berpikiran apa sih,Chagi? Tenang saja! Memangnya aku sejahat apa?" ucap Kyuhyun Oppa tertawaringan
"Siapa tahu? Oppa kan sekarang mulaiyadong!"
"Sudahlah!" Kyuhyun Oppa menghelanapas "Sekarang kita mulai!"
"Oke!" kataku siap.
KyuhyunOppa menelungkupkan tanganku di atas perutku. "BerkonsentrasilahSeohyun-ah! Lupakan dulu sementara semua beban dipikiranmu! Kosongkanpikiranmu!" katanya sambil menutup mata, dan tangan kanannya memegangkeningku. Aku mulai menatap langit-langit Apartment Kyuhyun Oppa. Lama-lama akumerasa kelopak mataku memberat dan terasa mengantuk. Perlahan semua mulai gelapdan ... Aku tidak ingat apapun yang terjadi.
+-+-+-+-+
Pukul 09.00
Akuterbangun di kasur Kyuhyun Oppa. Untung saja aku sudah berkata kepada Eomma akuakan menginap di rumah teman dan ia mengizinkan.
Baru tersadar kalau Apartment Kyuhyun Oppasangat mewah. Catnya berwarna putih bersih, 60% tembok Apartment itu terbuatdari kaca bening yang sangat kuat. Barang kecil sampai barang besar ditatarapi. Aku berjalan ke ruang tengah mencari Kyuhyun Oppa. Dan aku menemukanKyuhyun Oppa sedang memainkan PSP mahal-nya.
"Sudah bangun Chagi?" ucap KyuhyunOppa yang tatapannya masih ke PSP
"Oahhmmm.." akupun menutup mulutkukarena aku menguap "Dimana kamar mandi Oppa?" lanjutku sambilmengucek mataku
"Kau tidak melihat? Tadi dikamar ada kamarmandi!"
"Oke! Aku akan mencuci mukaku!" katakulemas dan berjalan menuju kamar mandi.
+-+-+-+-+
Setidaknya,aku sedikit agak segar setelah mencuci muka. Aku berjalan menuju sofa yang tadidipakai Kyuhyun Oppa memainkan PSP-nya. Dan ... Kyuhyun Oppa masih diposisitadi, seperti tak ada bosannya memainkan PSP-nya. Dan LCD TV-nya pun masihmenyala. Karena posisi Kyuhyun Oppa yang tiduran sambil memainkan PSP-nya, akusetengah duduk didepan kaki Kyuhyun Oppa
"Jadi,, Bagaimana semalam?" katakupelan
"Kemungkinan untuk Balas dendam sangatlahtidak mungkin!" katanya santai, lagi-lagi tatapannya masih ke arah PSP
"Mengapa bisa?"
"Ya! Karena masa lalumu adalah Yeoja yangbaik! Dan tidak mungkin ada seseorang balas dendam padamu!"
"Oke! Baguslah kalau begitu!"
10 Menit aku lalui dengan membosankan, KyuhyunOppa masih berkonsentrasi kepada PSP-nya dan aku hanya menonton tv. Aku kaliini mempunyai ide jahil. Dengan cepat aku mengambil PSP-nya
"Oppa! Sebenarnya Yeojachingu Oppa itu akuatau PSP ini sih?" aku mulai jengkel
"Kyaaa! Kembalikan Seohyun-ah!"katanya mencoba mengambil PSP-nya
"Shirreoyo! Jawab dulu Baru akukembalikan!" aku menjauhkannya
"Ya kembalikan dulu baru aku jawab!"
"Shirreoyo! Ahh!" Kyuhyun Oppamembantingku sehingga ia menindihku di sofa itu. Dan tiba-tiba Chu~ KyuhyunOppa mencium bibirku. Mataku membulat karena kaget. Sungguh, ini Ciumanpertamaku. Dan Kyuhyun Oppa pun melepaskan ciuman itu. Masih posisi tadi,
"Chagi! Dengar! Aku adalah Namja YatimPiatu! Aku tidak mempunyai keluarga siapapun! Akupun tidak tahu Eomma Appa-ku!Jadi! Aku mencintaimu lebih dari apapun!" aku masih diam "Oke! Akubuktikan!" Kyuhyun Oppa melemparkan PSP-nya ke lantai sampai PSP-nya mati.
Sekarang posisi-nya terbalik aku menindihKyuhyun Oppa.
"Oke! Kalau begitu, Oppa tahu kan kalau,Eomma dan Appa selalu bertengkar?"
"Umm,, nde! Arraseo!"
"Aku ingin membeli boneka keroro!"
"Mwo?" katanya kaget, aku pun bangundan sekarang posisiku duduk
"Ayolah Oppa! Ya! Ya! Ya!" katakumemelas
"Kyaaa! Mengapa Yeojachinguku menjadi manjaseperti ini sih?"
"Aku mohon Oppa! Ya!" aku mulaimenggoyang-goyangkan kaki Kyuhyun Oppa. Sehingga dia menyerah dan menghelanapas
"Nde Tapi..."
"Tapi apa?"
"Tapi Nanti Siang!"
"Kenapa?"
"Karena ini masih pagi, Chagi! Tidak adaMall yang buka pagi seperti ini! Nanti siang saja! Lagi pula kan kamu belummandi!"
"Yess..! Khamsanghamnida Oppa!"
Aku pun langsung menghela napas tenang dankembali menonton tv. Aku merasa tatapan evil mengarah kepadaku, setelah akumelirik ke Kyuhyun Oppa. Benar saja, dia menatap ku dengan evil-nya."Waeyo Oppa?" kataku keheranan. Ia tiba-tiba menarik tanganku,"Aaaa.. Oppaaa.."
+-+-+-+-+
[Di Mall]
Sebuahboneka Keroro super besar dibawa oleh pelayan Kyuhyun Oppa. Sambil berjalanberkeliling Mall. Meskipun Kyuhyun Oppa Yatim Piatu, dia sukses dalam bekerja.Dan sekarang dia menjadi manager di Mall terbesar di Seoul, seperti sekarang,ini adalah Mall kedua dari 3 Mall yang dimiliki Kyuhyun Oppa. Aku kadang selaluheran sendiri, mengapa Orang Se-kaya, Se-tampan, dan Se-sukses Kyuhyun Oppabelum memiliki pasangan, tapi dia memilihku yang jelas berasal dari keluargaberantakan. Tak sadar aku sedang menatap Kyuhyun Oppa
"Kyaa! Jangan menatapku seperti itu!"
Aku pun menunduk. "Nde Oppa! Arraseo!"
3 Menit Kemudian
Tak tersadar aku menatap Kyuhyun Oppa lagi laluChu~ Kyuhyun Oppa mencium bibirku dengan sekejap mata
"Sudah aku bilang! Jangan menatapku sepertiitu!" katanya santai dengan menatap kearah jalan. Akupun kembali menunduk"Bagaimana kalau kita ke Shimyeonam Noodle! Disana Mie-nya lumayanenak!" aku hanya mengangguk.
Sambil mengunyah mie di mulutku, aku dan KyuhyunOppa berbincang-bincang.
"Oppa! Aku ingin ke toilet! Aku ke toiletdulu ya!" kataku sambil berdiri dari kursi yang tadi aku duduki
"Umm.. Nde! Jangan lama! Nanti mie-nyalama-lama tidak enak!" kata Kyuhyun Oppa dengan mulut penuh dengan Mie
"Nde Oppa!" akupun pergi ke toiletyang ada di café.
Setelah aku keluar dari pintu toilet, akumenghadap ke cermin besar dekan westafel hanya untuk mencuci tangan danmerapikan diri. Akupun merapikan rambutku yang 'agak' berantakan. Di toilet ituaku memang sendirian, sehingga aku sedikit ketakutan "hiks.. hiks..hiks.."
Ya Tuhan! Suara tangisan itu lagi! Mengapa lagi?Ya Tuhan! Tolong aku! Akupun mempercepat membereskan rambutku,"Seohyun-ah!" 'hantu' itu mulai memanggil namaku, suara itu sepertibayangan yang berlalu. Aku mulai ketakutan dan berjalan cepat menuju pintukeluar dari toilet.
"Oppa! Dia ada lagi!" katakuterburu-buru, lalu aku duduk di kursi yang ku pakai tadi dan aku bernapasdengan cepat
"Oke! Bernapas tenang dulu! Sekarangjelaskan padaku! 'Dia' itu siapa?" katanya menenangkanku
"Ya siapa lagi Oppa! Pasti Yeoja Hantu itu!Aku tidak kuat lagi Oppa!" kataku hampir menangis
"Tak apa, Chagi! Kalau begitu, bila HantuYeoja itu menghantuimu hanya saat kamu sendirian, berarti..."
"Berarti apa, Oppa?"
"Berarti alasannya bukan untuk memintabantuan kepadamu! Jadi, kemungkinannya tinggal dua! Yaitu Berkenalan denganmudan Hantu Yeoja itu adalah saudaramu!" akupun menghela napas
"Entahlah, Oppa!"
+-+-+-+-+
Mobilmewah Kyuhyun Oppa yamg aku naiki melaju cepat, Kyuhyun Oppa akanmengantarkanku pulang ke rumah. "Chagi! Bagaimana Boneka Keroro-nya? Kamusuka 'kan?" kata Kyuhyun Oppa tersenyum sambil melihat ke arah jalan
"Nde Oppa! Aku suka! KhamsanghamnidaOppa!" kataku senang
"Sudah sampai! Biar aku yang bawakanBoneka-nya!" ucap Kyuhyun Oppa ramah
"Anniyo Oppa! Aku juga bisa sendiri! ..."
"Sudah aku saja!" Kyuhyun Oppa mulaimemaksa, dan aku hanya mengangguk.
Tuk..Tuk.. Tuk.. Suara ketukan pintu terdengar setelah aku mengetuk pintu rumahku.Aneh, rumah terlihat sepi, sepi, bahkan sangat sepi. Seperti telah ditinggalkanbeberapa bulan. Padahal baru sehari aku meninggalkan rumah. Seseorang Ahjumalewat dan berjalan di belakang, dan ternyata itu adalah Ahjuma MinShi. Diatetanggaku yang paling baik
"Ahjuma! Eomma kemana? Mengapa rumahsepi?" kataku bingung
"Seohyun-ssi! Eomma-mu,, umm,, dia pergimeninggalkan rumah baru saja kemarin!" jawab MinShi Ahjuma ragu
"Kemana?" kataku agak memaksa
"Entahlah Seohyun! Tapi,, dia meninggalkansebuah kotak yang lumayan besar, dia berkata,, kotak itu haris diberikankepadamu saat kamu datang ke rumah ini!"
"Lalu,, mana kotaknya?"
"Tunggu sebentar!" MinShi Ahjuma-punmasuk ke rumahnya yang ada tepat disebelah rumahku. Tak lama kemudian, iamembawa sebuah kotak yang juga lumayan besar berwarna coklat kusam yangsepertinya berat "Ini, Seohyun!" lalu dia berikan kepadaku
"Khamsanghamnida Ahjuma!"
"Nde, cheonma! Permisi!" kata MinShiAhjuma, lalu dia pergi.
+-+-+-+-+
"Untuk Seohyun, Seohyun-ah! Eommameminta maaf bila ada kasalahan yang Eomma perbuat selama ini! Dari mulaimemarahimu, sampai kamu menangis. Dan lainnya. Maafkan Eomma karena Eomma pergitanpa pamit, dan kabar kepadamu. Sungguh, Eomma tidak kuat lagi untuk menahansemua perbuatan Appa yang lebih memilih Yeojachingu-nya dari pada kita yangjelas-jelas istri dan anaknya sendiri. Semakin lama Appa mulai menjadi-jadi. Setelahkamu membaca ini, mungkin Eomma sudah pergi jauh, sangat jauh, dan lebih jauhdari yang kau bayangkan. Setiap kata yang Eomma tulis di dalam surat ini,mengandung banyak arti dari hati Eomma sendiri. Kadang mungkin Eomma egois, danlebih sibuk dengan pekerjaan Eomma tanpa melihatmu yang lebih utama. Terimakasih sudah mau membaca surat ini, meski mungkin Eomma menjadi orang yangpaling dibenci didunia bagimu. Eomma macam apa yang meninggalkan anaknyasendiri tanpa seorang Appa yang peduli. Dan mungkin kau bisa tinggal di rumahKyuhyun sementara sampai kau mempunyai rumah sendiri. Didalam kotak ini, adabanyak foto seorang Yeoja. Dan dia adalah Kembaranmu sendiri yang sekarangsedang di Amerika, namanya Seo Park Hyun. Dan disana ada nomor telponnya.
Eomma akhiri surat ini, Selamat tinggal Chagi!Saranghaeyo! Cinta Kasih, Eomma"
+-+-+-+-+
Senjasunyi ini, posisiku masih seperti ini, mungkin akan seperti ini untuk beberapamenit kemudian. Apartment Kyuhyun Oppa berada di pegunungan sehingga aku merasatenang disini. Eomma, tega sekali Eomma meninggalkanku sendirian
"Chagiya!" Terdengar suara KyuhyunOppa dari balik pintu yang sudah terbuka, lalu dia berjalan mendekatiku danduduk di sebelahku "Sudah! Tak apa! Kan masih ada aku disini! Aku tak akanmeninggalkan kamu sendirian!" katanya menenangkanku sambil mengelusrambutku
"Tapi Oppa! Eomma adalah Eommaku! Tidak adayang bisa menggantikkannya! Hiks.. Hiks.. Hiks.." aku mulai menangismengingat Eomma, Kyuhyun Oppa memelukku, dan memberiku sebuah Smartphone. Tangisankuterhenti karena aku bingung
"Mwoya?"
"Telepon-lah saudara kembarmu itu! Siapatahu, dia sudah meninggal, dan menjadi Hantu Yeoja yang selalumengganggumu!"
"Betul juga Oppa!" akupun mengambilSmartphone itu dan mengetik nomor telpon yang ada si sebuah kertas didalamkotak itu
"Yeoboseyo!"
"(Yeoboseyo! Ini siapa?)" jawabseseorang lewat telepon
"Benar ini dengan Seo Park Hyun?"
"(Nde! Seo Park Hyun Imnida! Ini dengansiapa?)"
"Eonnie! Ini Seo Joo Hyun! Kenal aku?"
"(Tunggu,, aku pernah mengenal nama itu!Joohyun! Kamu adik aku kan?)"
"Nde Eonnie! Aku baru melihat wajah Eonniedari foto! Eonnie! Eomma pergi entah kemana, apakah dia memberi tahuEonnie?"
"(Mwo? Pergi? Aku tidak tahu! Karena sudah2 tahun ini aku tidak berkomunikasi dengan Eomma!)"
"Ya Tuhan!! Kalau begitu Eommakemana?"
"(...)"
"Eonnie! Eonnie! Yeoboseyo! Eonnie!Yeoboseyo! -- Oke, terputus Oppa!" kataku mengela napas
"Jadi?" tanya Kyuhyun Oppa singkat
"Maksudnya?"
"Jadi kesimpulannya apa?"
"Kesimpulan apa?" Kyuhyun Oppaberhenti berbicara sepertinya dia kebingungan
"Tunggu, tunggu! Kalau Saudaramu itu masihada dan Tinggal di Amerika, Yeoja Hantu itu siapa?"
♡☆★ツ THE END ♡☆★ツ
Tolong Beri Kritik, Saran, atau Komentar!
FF ini juga dapat dibaca di --> [Click here]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar